Tulungagung – Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Dr. Tasriani, S.Ag., M.Ag., bersama Sekretaris Program Studi, Devi Megawati, S.E.I., M.E.Sy., Ph.D., mengikuti rangkaian kegiatan Asosiasi Program Studi dan Jurusan Ekonomi Syariah Indonesia (APSESI) dan SATU International Conference (SATU ICON) 2026 di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Jawa Timur, pada 8–10 September 2026.
Pertemuan APSESI diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah jenjang sarjana dan magister dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Forum ini mempertemukan para pengelola program studi untuk memperkuat jejaring sekaligus mendiskusikan berbagai agenda strategis pengembangan pendidikan tinggi Ekonomi Syariah. APSESI saat ini dipimpin oleh Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si. sebagai Ketua Umum.
Rangkaian kegiatan pada Selasa, 8 September 2026, dimulai dengan pengabdian kepada masyarakat bersama nelayan dan pelaku UMKM pesisir. Kegiatan PkM tersebut melibatkan akademisi dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri, termasuk Curtin University, Australia, dan menjadi ruang pertukaran pengalaman mengenai pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Kegiatan PkM nelayan dan UMKM pesisir merupakan salah satu bagian dari rangkaian APSESI pada hari pertama.
Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan dan rapat kerja APSESI. Salah satu pembahasan utama adalah kepengurusan asosiasi dan penguatan peran APSESI sebagai wadah bagi Program Studi dan Jurusan Ekonomi Syariah di Indonesia. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi para Kaprodi dan Sekprodi untuk bertukar pengalaman mengenai pengelolaan dan berbagai kebutuhan pengembangan program studi.
Pada Rabu, 9 September 2026, kegiatan diawali dengan mengikuti SATU International Conference (SATU ICON) 2026. Konferensi menghadirkan sejumlah pembicara dari dalam dan luar negeri, yaitu Dr. Muhammad Alghoul dari International Islamic University Malaysia (IIUM), Dr. Ameer Ali dari Murdoch University Australia, Assist. Prof. Tuba Hacer Korkmaz dari Fatih Sultan Mehmet Vakif University Türkiye, serta Prof. Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc. dari Lembaga Penjamin Simpanan. Sesi pleno dilanjutkan dengan diskusi panel dan presentasi paper dalam sesi paralel.
Pada siang harinya, sejumlah peserta APSESI melaksanakan Visiting Lecturer di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Para pengelola program studi yang hadir diberi kesempatan berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik secara langsung dengan mahasiswa. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kolaborasi antarperguruan tinggi melalui jejaring APSESI.
Salah satu agenda penting bagi para pengelola Program Studi Ekonomi Syariah berlangsung setelah makan siang adalah pembahasan kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) bersama Dr. Sutan Emir Hidayat dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) beserta tim KNEKS. Diskusi tersebut memperkuat pemahaman mengenai pentingnya keterkaitan antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, capaian pembelajaran mata kuliah, proses pembelajaran, asesmen, dan luaran pembelajaran dalam implementasi OBE. Pembahasan kurikulum OBE bersama KNEKS menjadi salah satu agenda utama pertemuan APSESI.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penguatan pemahaman mengenai Akreditasi Unggul LAMEMBA bersama Prof. Dr. Ina Primiana, Ketua Dewan Eksekutif LAMEMBA. Sesi ini memberikan ruang dialog langsung bagi para pengelola program studi mengenai penguatan mutu, bukti kinerja, tata kelola, dan berbagai aspek yang perlu mendapat perhatian dalam upaya mencapai Akreditasi Unggul.
Pada malam hari, para peserta kembali melanjutkan pertemuan APSESI. Forum juga mendiskusikan berbagai isu yang dihadapi Program Studi Ekonomi Syariah, termasuk pengembangan kurikulum, pengelolaan akademik, peningkatan mutu, akreditasi, serta peluang kolaborasi antarlembaga.
Bagi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Suska Riau, keikutsertaan dalam rangkaian APSESI 2026 memberikan manfaat langsung bagi pengembangan program studi. Pembahasan mengenai RPS berbasis OBE dan Akreditasi Unggul LAMEMBA relevan dengan upaya penguatan kurikulum dan penjaminan mutu akademik yang terus dilakukan oleh program studi. Pertemuan ini juga memperluas jejaring dengan pengelola Program Studi Ekonomi Syariah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Keikutsertaan Kaprodi dan Sekprodi Magister Ekonomi Syariah dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas kurikulum, tata kelola akademik, kesiapan akreditasi, serta kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan visiting lecturer sebagai bagian dari pengembangan Magister Ekonomi Syariah UIN Suska Riau.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada 10 September 2026 melalui kegiatan student mobility dan kunjungan edukatif ke kebun kopi. Kegiatan ini memberikan ruang interaksi yang lebih informal antar peserta sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi lokal dan praktik usaha berbasis komoditas kepada peserta APSESI.


