Magister Ekonomi Syariah

Pascasarjana UIN Suska Riau Gelar Review Kurikulum, Prodi S2 Ekonomi Syariah Bahas Penataan Kurikulum yang Lebih Fleksibel

Pekanbaru, Rabu (15/4/2026) — Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau menggelar kegiatan review kurikulum yang diikuti oleh seluruh delapan program studi jenjang magister dan doktor. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Pascasarjana UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Helmiati, M.Ag., dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Abdul Hadi, M.A., Ph.D., Wakil Direktur Pascasarjana, yang hadir sebagai narasumber sekaligus pakar kurikulum. Dalam sesi umum, peserta memperoleh penguatan mengenai review kurikulum program magister dan doktor dalam kerangka Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. (pasca.uin-suska.ac.id)


Setelah sesi bersama, masing-masing program studi melanjutkan pembahasan internal sesuai kebutuhan akademik prodi. Dari Prodi Magister Ekonomi Syariah, yang hadir mewakili prodi dalam kegiatan ini adalah Dr. Tasriani, S.Ag., M.Ag.; Devi Megawati, S.E.I., M.E.Sy., Ph.D.; Dr. Mahyarni, S.E., M.M.; Dr. Raja Sakti Putra Harahap, S.Pd., M.E.I.; Dr. Muhammad Adnan Azzaki, S.E., M.E.; Dr. Hj. Julina, S.E., M.Si.; serta staf Prodi, Yasser. Nama-nama tersebut menjadi unsur yang terlibat dalam pembahasan lanjutan kurikulum di tingkat Prodi Magister Ekonomi Syariah.


Dalam pembahasan di tingkat prodi, tim yang hadir menelaah kembali struktur kurikulum dan mata kuliah dengan memperhatikan materi narasumber serta bahan prodi yang telah disiapkan sebelumnya. Pembahasan ini diarahkan untuk memastikan bahwa kurikulum Prodi Magister Ekonomi Syariah tetap selaras dengan regulasi terbaru, kebutuhan mahasiswa, dan profil lulusan yang ingin diperkuat.
Salah satu poin penting yang mengemuka adalah penyesuaian struktur kurikulum program magister pada ketentuan minimal 36 SKS. Namun, penataan ini tidak dipahami sebagai pengurangan mutu akademik. Sebaliknya, pembahasan prodi mengarah pada penguatan pembobotan di tahap tugas akhir, sehingga kualitas akademik tetap terjaga sekaligus memberi ruang yang lebih memadai bagi penyelesaian studi mahasiswa.


Dalam perkembangan pembahasan terbaru di Prodi Magister Ekonomi Syariah, pembobotan tugas akhir diperkuat menjadi seminar proposal 3 SKS, seminar hasil 3 SKS, dan tesis 4 SKS. Selain itu, tesis juga diletakkan mulai semester III untuk mengakomodasi mahasiswa yang memiliki kesiapan akademik dan progres penelitian yang memungkinkan penyelesaian studi dalam tiga semester. Dengan susunan seperti ini, kurikulum diharapkan menjadi lebih fleksibel, lebih realistis, dan lebih adaptif terhadap kebutuhan riil mahasiswa magister.
Di samping itu, penataan kurikulum tetap diarahkan agar sejalan dengan profil lulusan Prodi Magister Ekonomi Syariah, yaitu peneliti, konsultan, dan entrepreneur. Karena itu, pembahasan tidak hanya menyoroti jumlah SKS, tetapi juga keterkaitan antar-mata kuliah, fokus keilmuan, dan kesinambungan antara tahap perkuliahan dengan tahap riset. Arah rasionalisasi kurikulum prodi sebelumnya juga menekankan pentingnya struktur yang lebih proporsional, lebih fokus, dan lebih konsisten dengan capaian pembelajaran lulusan.
Kegiatan review kurikulum ini menjadi momentum penting bagi Prodi S2 Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Suska Riau untuk terus memperkuat kualitas akademik sekaligus menyesuaikan desain pembelajaran dengan perkembangan regulasi nasional. Melalui pembahasan yang melibatkan unsur pimpinan, dosen tetap prodi, dan staf prodi, diharapkan kurikulum yang dihasilkan semakin efektif, tetap menjaga kekhasan keilmuan ekonomi syariah, serta mendukung penyelesaian studi yang lebih baik tanpa mengurangi standar mutu akademik. (pasca.uin-suska.ac.id)

About the author

Mengembangkan Pendidikan yang Gemilang dan Terbilang di Asia dalam Menghasilkan Magister Ekonomi Syariah yang UNGGUL berbasis Integrasi Islam dan Sains pada Tahun 2025” Kaprodi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Suska Riau Dr. Tasriani, S.Ag., M.Ag

Leave a Reply