Kuantan Singingi — Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan kegiatan visiting lecturer di Kabupaten Kuantan Singingi pada 7–9 Juni 2026. Kegiatan ini mengangkat tema penguatan academic writing serta pemanfaatan kecerdasan artifisial atau AI dalam pembelajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah. Kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi mitra, antara lain STAI Al Hidayah Kuantan Singingi dan Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Pascasarjana UIN Suska Riau, yaitu Dr. Meimunah Syofariatun Moenada, M.Ag., Devi Megawati, SE.I., M.E.Sy., Ph.D., Dr. Nur Aisyah Zulkifli, M.Pd., serta Mhd. Yasser, S.Pd.I. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya penulisan akademik sebagai latihan berpikir ilmiah yang logis, terstruktur, berbasis data, dan dapat dipertanggungjawabkan. Peserta juga didorong untuk mengangkat isu-isu lokal sebagai tema riset yang bernilai akademik.
Dalam sesi Academic Writing: Tips Praktis untuk Riset dan Publikasi, peserta diajak memahami bahwa menulis akademik bukan sekadar memenuhi tugas kuliah atau kewajiban publikasi, tetapi bagian dari proses membangun argumen ilmiah. Isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti UMKM, pesantren, zakat, wakaf, pendidikan Islam, ekonomi syariah, dan pelayanan publik, dapat dikembangkan menjadi riset yang kuat apabila dibaca dengan kerangka ilmu yang tepat.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi. Para dosen aktif berdialog mengenai strategi membangun budaya menulis, pemilihan tema riset, serta tantangan menjaga kualitas akademik di tengah perkembangan teknologi. Diskusi juga berkembang pada isu penggunaan AI dalam proses pembelajaran dan penelitian.
Mahasiswa turut menunjukkan antusiasme dengan mengajukan berbagai pertanyaan, terutama terkait dampak negatif penggunaan AI dalam penulisan akademik. Beberapa pertanyaan menyoroti risiko plagiarisme, ketergantungan berlebihan pada AI, bias dalam konten yang dihasilkan, serta kemungkinan melemahnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa apabila AI digunakan tanpa pemahaman yang memadai. Isu ini sejalan dengan materi AI in Academic Writing yang menekankan bahwa AI dapat membantu proses menulis, menyunting, dan mencari referensi, tetapi tidak boleh menggantikan pemahaman, tanggung jawab, dan integritas penulis.
Dalam sesi tersebut juga ditegaskan bahwa integritas peneliti tetap menjadi aspek utama dalam penggunaan AI. AI dapat digunakan sebagai alat bantu, tetapi peneliti tetap harus memverifikasi informasi, memahami substansi tulisan, menjaga orisinalitas gagasan, serta bertanggung jawab atas setiap argumen yang disampaikan. Dengan demikian, penggunaan AI tidak boleh membuat peneliti kehilangan kendali intelektual atas karya ilmiahnya.
Kegiatan visiting lecturer ini diharapkan dapat memperkuat literasi akademik dosen dan mahasiswa, khususnya dalam penulisan ilmiah, publikasi, serta penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan jejaring akademik antara Pascasarjana UIN Suska Riau dengan perguruan tinggi mitra
di Kabupaten Kuantan Singingi.

