Magister Ekonomi Syariah

Kaprodi S2 Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Suska Riau Inisiasi Forum Prodi Ekonomi dan Keuangan Syariah Riau–Kepri

Pekanbaru, 26 Juni 2026 — Kaprodi S2 Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Dr. Tasriani, S.Ag., M.Ag., menginisiasi pembentukan grup WhatsApp dan pertemuan Zoom Meeting Forum Kaprodi dan Sekprodi rumpun Ekonomi dan Keuangan Syariah wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat silaturahmi, koordinasi, dan kolaborasi antarprogram studi dalam bidang ekonomi syariah, perbankan syariah, manajemen bisnis syariah, akuntansi syariah, dan hukum ekonomi syariah.

Pertemuan yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada Jumat, 26 Juni 2026 pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri oleh 18 peserta. Sementara itu, dalam grup WhatsApp yang telah dibentuk, tercatat 45 nomor kontak yang tergabung sebagai bagian dari jejaring awal komunikasi antar-Kaprodi, Sekprodi, dan pengelola program studi.

Berdasarkan data yang terhimpun dalam grup WhatsApp, terdapat 16 institusi yang telah terdata dengan total 19 program studi dalam rumpun ekonomi dan keuangan syariah. Program studi tersebut terdiri atas 11 Program Studi Ekonomi Syariah, termasuk satu Program Studi S2 Ekonomi Syariah, 4 Program Studi Perbankan Syariah3 Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, dan 1 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.

Adapun institusi yang telah terdata dalam jejaring awal ini meliputi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura, STAI Nurul Falah Airmolek, STAI Ibnu Sina Batam, STAI Hubbulwathan Duri, IAITF Dumai, Institut IMSYA Indonesia, Institut Keislaman Tuah Negeri, Universitas Islam Kuantan Singingi, STAI Auliaurrasyidin, STAI Ar-Ridho Bagan Siapi-api, Universitas Islam Riau, Institut Sains Al-Qur’an Syekh Ibrahim Pasir Pengaraian Rokan Hulu, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, dan Institut Agama Islam Miftahul Ulum Tanjungpinang.

Dalam forum tersebut, Dr. Tasriani menyampaikan bahwa silaturahmi antarprogram studi di Riau dan Kepulauan Riau perlu diperkuat secara lebih terarah. Menurutnya, pertemuan antar-Kaprodi dan Sekprodi tidak cukup hanya berlangsung dalam forum nasional atau asosiasi se-Indonesia, sebab sesama pengelola prodi di wilayah Riau dan Kepri juga perlu saling mengenal, saling mendukung, dan membangun agenda bersama.

Forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi yang produktif, tidak hanya untuk mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga untuk merancang kerja sama konkret. Beberapa agenda yang mengemuka dalam diskusi antara lain kolaborasi riset, pengabdian kepada masyarakat, penyusunan MoU atau kerja sama antarperguruan tinggi, pelaksanaan webinar bersama, visiting lecturer, dosen tamu, dosen mengajar lintas prodi, serta pertukaran informasi akademik dan kelembagaan.

Selain itu, forum juga membahas pentingnya saling mendukung dalam peningkatan mutu program studi, khususnya bagi prodi yang sedang atau akan menghadapi proses akreditasi. Melalui forum ini, setiap prodi diharapkan dapat berbagi pengalaman, dokumen pendukung, praktik baik, serta strategi dalam meraih akreditasi unggul.

Salah satu poin penting yang turut dibahas adalah perlunya saling mendukung jurnal prodi maupun jurnal universitas yang berada dalam rumpun ekonomi dan keuangan syariah. Dukungan ini dapat dilakukan melalui pertukaran informasi call for papers, peluang publikasi, penyediaan reviewer, kolaborasi penulisan artikel, penguatan tata kelola jurnal, serta berbagi pengalaman dalam proses akreditasi jurnal. Dengan demikian, forum ini tidak hanya memperkuat kegiatan pembelajaran dan kelembagaan, tetapi juga ekosistem publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa.

Forum juga dipandang strategis untuk memperkuat rekognisi dosen dan program studi. Kegiatan bersama seperti webinar, visiting lecturer, dosen tamu, kolaborasi riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi serta memperluas jejaring akademik antarprodi.

Lebih jauh, forum ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Bumi Riau dan Kepulauan Riau. Keberadaan berbagai program studi dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah dinilai penting untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia bagi lembaga keuangan syariah, industri halal, lembaga sosial keagamaan, serta sektor ekonomi masyarakat yang berbasis nilai-nilai syariah.

Melalui jejaring ini, program studi diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam meningkatkan minat masyarakat untuk menempuh pendidikan di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Penguatan kerja sama antarprodi juga diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang magang, riset terapan, pengabdian masyarakat, serta sinergi dengan lembaga pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam diskusi juga mengemuka harapan agar forum ini dapat berkontribusi terhadap kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan ekonomi syariah dan ekonomi Melayu yang berkah. Dengan adanya kekuatan bersama dari berbagai perguruan tinggi, forum ini diharapkan mampu memberikan masukan akademik, mendukung program pemerintah, serta memperkuat peran kampus dalam pembangunan ekonomi umat.

Selain agenda kelembagaan dan kolaborasi, peserta juga menyampaikan dukungan dan doa terhadap rencana pembukaan Program Doktor S3 Ekonomi Syariah di Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kehadiran program doktor tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan studi lanjut bagi dosen-dosen di wilayah Riau dan Kepri, sekaligus membuka peluang bagi dosen bergelar doktor untuk terlibat sebagai penguji, pembimbing. Hal ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan karier akademik dosen menuju jabatan fungsional yang lebih tinggi, termasuk profesor.

Sebagai tindak lanjut, forum akan membahas nama resmi perkumpulan, asosiasi, atau forum yang akan digunakan, sekaligus mempertimbangkan pengurusan legalitas kelembagaan. Legalitas tersebut dinilai penting agar forum memiliki dasar formal dalam membangun kerja sama, melaksanakan kegiatan bersama, dan mendukung kebutuhan akreditasi masing-masing program studi.

Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi terbentuknya jejaring Kaprodi dan Sekprodi rumpun Ekonomi dan Keuangan Syariah Riau–Kepri yang lebih solid, produktif, dan berkelanjutan. Melalui forum ini, setiap program studi diharapkan dapat saling mendukung, saling menguatkan, dan bersama-sama membangun ekosistem pendidikan tinggi ekonomi dan keuangan syariah yang unggul di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.

Leave a Reply